STANDART OPERATIONAL PROSEDURE (SOP 2) MEMASANG NGT PADA BAYI DAN ANAK

STANDART OPERATIONAL PROSEDURE (SOP 2)
MEMASANG NGT PADA BAYI DAN ANAK

NO
ASPEK YANG DINILAI
NILAI
1
2
3
4

A. Persiapan alat




1.
  1. baki dan alas
  2. NGT sesuai kebutuhan (bayi no. 5-8 dan anak no. 10-14)
  3. Spuit 10-20 cc
  4. Serbet makan
  5. Kain alas
  6. Nierbeken
  7. Plester dan gunting
  8. Makanan cair yang hangat sesuai kebutuhan
  9. Air matang dalam tempatnya
10.  Obat yang telah dicairkan (bila perlu)





B. Tahap pre-interaksi




2.
Baca catatan keperawatan dan catatan medis klien




3.
Siapkan alat-alat dan privasi ruangan




4.
Cuci tangan





C. Tahap orientasi




5.
Berikan salam, panggil nama klien




6.
Jelaskan prosedur dan tujuan tindakan kepada klien/keluarga





D. Tahap kerja




7
Perawat mencuci tangan




8.
Anak diatur dalam posisi semi fowler. Pada anak yang gelisah bila tidak ada orang lain yang membantu pasang restrain, pada bayi di bedong




9.
Meletakkan kain alas di bawah kepala bayi/anak




10.
Serbet makan dipasang di atas dada. Nierbeken diletakkan disamping pipi




11.
Lubang hidung dibersihkan




12.
Mengukur panjang pipa yang akan di masukkan




13.
Memberi batas panjang pipa yang harus masuk




14.
Memasukkan pipa lambung ke dalam salah satu lubang hidung sampai batas yang telah ditentukan




15.
Memeriksa ketepatan pipa masuk ke dalam lambung dengan cara:
-   Menghisap cairan lambung dengan spuit
-   Mendengarkan melalui stetoskop sementara melalui pipa dimasukkan udara 2-3 cc dengan spuit




16.
Menambatkan pipa lambung dengan plester




17.
Spuit dipasang pada pangkal pipa kemudian udara di hisap kembali




18.
Beri kenyamanan pada anak selama pemberian makan




19
Tuangkan sedikit air matang  pada bayi (2-5 cc) di susul dengan makanan cair melalui pinggir spuit




20
Bila  makanan cair sudah habis, tuangkan lagi sedikit air matang




21
Setelah selesai memberi makan, posisikan anak dalam keadaan semi fowler dan miringkan ke kanan selama setengah jam





Pada bayi, setelah pemberian makanan melalui pipa, bayi diangkat dan punggungnya di  tepuk-tepuk kemudian dibaringkan miring




22
Alat-alat dibersihkan, dirapikan dan dikembalikan ke tempat semula.




23
Perawat mencuci tangan




24
Catat macam dan jumlah makanan cair yang diberikan




25
Observasi keadaan umum selanjutnya




26.
E. Tahap terminasi





Evaluasi perasaan klien




27.
Simpulkan hasil kegiatan





Lakukan kontrak untuk kegiatan selanjutnya




25
Bereskan alat-alat




26.
Cuci tangan





F. Dokumentasi




27.
Catat hasil tindakan dalam catatan keperawatan





TOTAL NILAI




Nilai 1  : Tidak dilakukan (25%)
Nilai 2  : Dilakukan salah (50%)
Nilai 3  : Dilakukan kurang tepat (75%)
Nilai 4  : Dilakukan dengan sempurna (100%)







Penilaian (jumlah nilai yang didapat X 100) /jumlah item yang dinilai
Evaluasi.........................................
Saran.............................................                                                      
Tanjungpinang                  2010
                                                                                                         Evaluator

Label: Serba Serbi Asuhan Keperawatan

0 komentar:

Poskan Komentar

Another Templates

Program Profesi Alma Ata Yogyakarta

Program Profesi Alma Ata Yogyakarta
logo baru Alma Ata

STIKes Hangtuah Tanjungpinang

STIKes Hangtuah Tanjungpinang
Program S1 Keperawatan

Followers

Wisuda Sarja

Wisuda Sarja

Terimakasih Ayah Bunda yang selama ini membimbingku,

ners & brother

ners & brother
praktek leb klinik

likez

Diberdayakan oleh Blogger.

About Me

Share it